Postingan

Menampilkan postingan dengan label opini

Menunggu Ketuk Palu Vonis Hakim Masalah Jessica

Gambar
Tidak sanggup dipungkiri bahwa salah satu gosip yang viral ketika ini ialah sidang masalah kopi bersianida Jessica Wongso yang didakwa telah membunuh  Wayan  Mirna  Salihin. Salah satu point yang menarik dari sidang ini ialah gres pertama kali dalam seumur hidup penulis sanggup menyaksikan secara live masalah aturan yang lengkap siarannya sampai berjam-jam di beberapa tv swasta, salah satu diantaranya yang setia meliput ialah KOMPAS TV. Tidak menyerupai acara-acara TV yang sering menampilkan program live diantaranya olahraga, musik, liputan khusus dan lain-lain yang durasinya hanya 1-2 jam,  "Kasus Hukum Jessica" ini unik lantaran durasi waktunya sanggup berjam-berjam dan berkesinambungan. Sejak sidang pertama 15 Juni 2016 sampai menanti sidang terakhir menunggu vonis hakim tanggal tanggal 27 Oktober 2016, di ruang persidangan terjadi "peperangan sengit" antara kubu Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim Penasehat Hukum (PH), yang juga diperkuat dengan kehadiran para s...

Setujukah Anda Ibukota Ri Pindah Ke Kota Lain?

Gambar
Saat ini media ramai memberitakan wacana akan memindahkan ibukota RI Jakarta ( Gambar Kiri Atas ) ke kota lain, kabarnya sih ke Palangkaraya. Berbagai pakar sejarah, hebat perkotaan, tokoh politik, dan kaum intelektual diundang untuk dimintai pendapatnya, sebagian besar pro dan ada juga yang kontra dengan aneka macam macam alasan. Yang pro masih berbeda pandang wacana pemilihan tempat, ada yang mengusulkan tetap di pulau Jawa ada juga yang diluar pulau Jawa dalam hal ini yang banyak dibicarakan yaitu kota Palangkaraya ( Gambar Tengah Kanan ). Tokoh nasional bapak Yusuf Kalla wapres RI-pun tidak baiklah dengan alasan terlalu rumit alasannya yaitu harus memindahkan ribuan karyawan ke ibukota yang gres tersebut ( www.kompasiana.com ) Sebagai masyarakat biasa, bila penulis diundang untuk ngomong, penulis ingin bertanya agar ada analogi berpikir untuk wacana ini? *)Siapa sih yang ditawari pindah rumah ke daerah yang gres yang suasananya nyaman, tidak berisik, tidak banjir, risik...

Gejolak Transportasi Online, Siapa Atau Apa Yang Salah?

Gambar
Tulisan ini terinspirasi dari dongeng perjalanan hidup aku di Menado tanggal 22 - 27 Desember 2016. Sebulan sebelum keberangkatan ke kota tersebut aku telah mempersiapkan segala-galanya termasuk tiket, penginapan, daerah kuliner, daerah wisata, shopping dan lain-lain sehingga aku sudah merasa siap untuk menikmati travelling disana. Setibanya di kota Menado, sayapun mulai mencicipi hawa-hawa panas dan macetnya lalulintas di kota ini, tidak ibarat yang aku bayangkan sebelumnya kotanya mungkin sejuk dan tidak macet. Sembari melihat-lihat notes HP, timbul juga rasa kesal alasannya kendaraan beroda empat travel kami bergerak tersendat-sendat, macet ditu deh. Sayapun melihat dari jendela beling banyaknya pasukan motor hijau berlabel alias Go-jek. Akhirnya hati sayapun bahagia alasannya untuk pertama kalinya aku sanggup mencoba menggunakan Go-jek di Menado. Setelah install aplikasi Go-jek sayapun bereksperimen untuk mencari ikan bakar di restoran sesuai petunjuk Google Maps. Lima menit p...

Mengapa Forum Survei Hanya Untuk Kepentingan Politik?

Gambar
Contoh hasil survei paslon Pilkada Debat putaran kedua pilkada DKI gres saja berakhir tanggal 12 April 2017. Dari putaran pertama ketika masih tiga pasangan calon, televisi ramai menayangkan interview dengan para pakar komunikasi, pakar politik, jago gesture, dan tidak kalah heboh selalu ditampilkan data-data statistik hasil survei terbaru dalam rentang waktu tertentu dengan responden beberapa ratus sampai ribuan orang. Namun, hati kecil saya bertanya apakah survei-survei yang mereka tampilkan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat Indonesia? Jujur saja, saya melihat data-data statistik yang berubah paling berkomentar, Oh......Ahok yang unggul, esoknya lagi, Oh.....Anis yang unggul lagi dan seterusnya dapat berganti-ganti urutan 1, 2 dan 3. Kalau timses mungkin reaksinya lebih heboh dibanding calon pemilih....dimana mungkin reaksi pemilih biasa-biasa saja atau berkomentar bahagia dengan paslon pilihannya. Namun, ada juga masyarakat yang tidak peduli, termasuk saya karena...... ...